PALANGKARAYA,JURNAL88.Id – Kabut asap akibat Karhula (Kebakaran Hutan dan Lahan) yang belakangan terus meningkat dan pekat dengan udara tidak sehat cukup mengganggu pengguna jalan dihimbau kepada pengguna jalan untuk tingkatkan kewaspadaan keselamatan.
Himbauan kewasadaan keselamatan pengguna jalan pengendara baik R2 maupun R4 disampaikan Kasatlantas Polres Kota Palangka Raya, AKP.H.Hermanto, Sik. diruang kerjanya, Kamis (15/10) kepada media.
Menurut Kasatlantas AKP. H.Hermanto Sik, kabut asap akibat Karhula belakangan ini sangatlah mengganggu terutama pada jarak pandang yang berkisar 300 sampai 500 meter sehingga bagi pengguna jalan harus ekstra hati hati dan mewaspadai dalam berkendara dengan mengatur jarak aman agar tidak terjadi laka lantas (kecelakaan).
Pengguna jalan kota Palangka Raya Alhamdulillah sudah banyak yang paham dan mengerti dengan situasi jalan berkabut dengan mengatur jarak aman dengan menyalakan lampu utama kendaraannya.
“Kendaraan R2 R4 keluaran sekarang mau jalan lampu utamanya otomatis hidup, untuk kendaraan keluaran lama harus memperhatikan secara manual dinyalakan dan itu tidak boleh lupa, ucapnya.
Sementara untuk kondisi lalu lintas pasca berkabut hingga saat ini diwilayah kota Palangka Raya secara umum masih dalam kondisi aman dan lancar, begitu juga angka Laka Lantas (kecelakaan) jauh menurun dibanding kondisi normal, karena adanya kehati-hatian disaat kabut asap ini.
Menurut Kasatlantas AKP. H.Hermanto, pihaknya terus mengingatkan bagi pengendara untuk tetap mematuhi anjuran dan aturan berlalu lintas”, ujarnya.
Untuk pengamanan lalu lintas sendiri agar memberikan rasa nyaman berkendara, pihak Satlantas Kota Palangka Raya mendirikan beberapa post pengamanan terutama pada titik rawan kecelakaan seperti ruas Jalan Mahir Mahar, jalan arah Kalampangan pintu masuk Kota Palangka Raya.
Sedangkan personil Anggota Satlantas Resort Kota Palangka Raya sendiri selama kondisi berkabut asap semua dikerahkan turun lapangan baik pada post post pengamanan maupun secara mobile berpatroli, pungkasnya.
*(red Jurnal88)





























