PALANGKA RAYA,JURNAL88.Id -KHBS bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat Kalteng ke berbagai layanan sosial dan publik, serta mendorong pemerataan kesejahteraan. Program ini dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil, rentan, dan prasejahtera.
Program ini mulai berjalan pada tahun 2026, dengan sosialisasi program yang sudah dilakukan pada 18 Februari 2026 menjelang peluncuran resmi pada 20 Februari 2026.menjadi momentum penting untuk mematangkan data, melakukan validasi, dan menyiapkan perencanaan agar pelaksanaannya tepat sasaran.
Cakupan Program Kartu huma betang mencakup berbagai program, antara lain,Kesehatan Gratis,Pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh kabupaten/kota, dengan lebih dari 132.000 peserta sejak Februari 2023.Pendidikan Gratis:* Kuliah dan sekolah gratis bagi 10.800 mahasiswa dan 32.000 siswa SMA/SMK/SLB se-Kalteng.
Bantuan Pangan Pasar murah untuk menekan harga pangan pokok.
Akses Layanan Kesehatan Digital Penggunaan KTP sebagai identitas tunggal untuk layanan BPJS, RSUD, dan fasilitas kesehatan daerah.Bantuan Nelayan & Petan berupa bibit unggul, pupuk, alat tangkap, dan mesin pertanian.
Rumah Guru Berkah:* 1000 rumah guru untuk SMA/SMK/SLB melalui KPR bersubsidi,Bantuan Listrik Gratis (ILT)Rp1 juta per keluarga penerima manfaat untuk sambungan listrik rumah tangga.
Dalam Kategori penerima manfaat meliputi fakir miskin, lansia, korban kekerasan & bencana, penyandang disabilitas, anak terlantar, pekerja informal berpenghasilan rendah, serta kelompok minoritas & termarjinalkan.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan bahwa program ini harus disalurkan tepat sasaran dan tidak membedakan latar belakang politik, suku, maupun agama. Beliau juga meminta semua pihak bersinergi dalam pelaksanaannya.
Intinya, Kartu Huma Betang Sejahtera ini adalah upaya Pemprov Kalteng untuk menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan warganya secara menyeluruh.**(red)
























